Bookmarks

Let’s forget about books with lovey-dovey love story. No, I’m not going to make a list of that kind of books. Di kesempatan kali ini, saya ingin mengajak kamu untuk melihat sisi lain dari seorang remaja. The world is not always about love, isn’t it?

1. Damned by Chuck Palahniuk

bookmarks-damned-chuck-palahniuk

Have you ever wondered what Hell looks like? Well, Madison “Maddy” Spencer telah mengunjungi dan bahkan mengeksplor Neraka lebih jauh. Tidak yakin tentang detail penyebab kematian mendadaknya, Maddy turut berinteraksi dengan ‘yang masih hidup’ maupun ‘yang telah mati’ untuk mengumpulkan potongan-potongan puzzle kematiannya. But, what if she finds out she was sent to Hell in error and can go to Heaven instead? Will she find the answer there?

2. Looking For Alaska by John Green

looking-for-alaska

As much as I love The Fault in Our Stars, this Looking For Alaska gives a mark in my heart. Alaska, a young girl who smokes to die, is a very intelligent human being. Memiliki beberapa teman dekat di Culver Creek Preparatory High School di Alabama seperti Pudge dan Colonel, mereka menjalani kehidupan dan bersenang-senang sebagai seorang remaja. But, one morning, The Eagle–kepala sekolah mereka–memberitahukan informasi yang mengejutkan. I can’t tell you what because it’ll be a major spoiler. Siapkan notes dan pulpenmu untuk mencatat kalimat-kalimat indah dari dalam novel ini.

3. A Clockwork Orange by Anthony Burgess

bookmarks-a-clockwork-orange-anthony-burgess

Sebuah novel berajuk dunia dystopia–yang terbagi menjadi 3 bagian–berkisah tentang ketakutan Burgess mengenai mimpi buruk masa depan serta bagaimana para kriminal akan merajalela ketika malam tiba. Dituangkan ke dalam tokoh bernama Alex yang memilki karakter sebagai seorang sosiopat dan kepribadian buruk serta kasar, novel ini berusaha untuk memberi pencerahan tentang mana yang baik dan tidak sekaligus mencoba mengartikan kebebasan individu–tidak lupa dengan embel-embel “At what cost?”.

4. The Catcher in the Rye by J.D. Salinger

bookmarks-the-catcher-in-the-rye-

The most popular adolescent book in its era. Buku yang disebut-sebut sebagai trigger pembunuhan John Lennon oleh Mark David Chapman ini memang, well, depressing. Bercerita tentang pemuda bernama Holden yang selalu memikirkan setiap hal secara detail sehingga membuatnya muak berada di dunia dan memiliki tujuan untuk masuk ke dalam sanatorium. The Catcher in the Rye mampu mengajak kamu masuk ke dalam ikiran Holden. It had been said that after reading this book, you would have a thought of suicidal or killing people or depression. You ready?

5. Trainspotting by Irvine Welsh

bookmarks-trainspotting-irvine-welsh

Terbagi menjadi 6 bagian, Trainspotting lebih terlihat sebagai kumpulan cerita pendek daripada kesatuan yang utuh. Ditulis dengan dialek Skotlandia, buku ini–atau kumpulan cerita ini–bercerita tentang kehidupan para pemakai narkoba di Edinburgh; heroin addicts, with the odd alcoholic and psycho thrown in. It’s a page-turner, a very raw story dan saya yakin kamu ingin mengetahui lebih lanjut tentang mengapa dan bagaimana mereka bisa seperti itu.


Oleh: Natasha Sinsoe

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s