5 Tips Latihan Fitness di Rumah

Memiliki tubuh yang ideal dan atletis tentunya menjadi dambaan semua orang, baik laki-laki dan perempuan. Untuk mewujudkannya, tentu Anda harus memiliki pola hidup yang sehat; makan teratur, tidur yang cukup, dan rajin berolahraga. Mampu menyeimbangkan ketiga hal tersebut, tentu memudahkan Anda untuk mempunyai tubuh ideal dan atletis.

Namun, bagaimana jika Anda hanya mampu memenuhi syarat makan teratur dan tidur yang cukup, di saat kesibukan menyita waktu sehingga Anda tidak dapat meluangkan waktu untuk berolahraga? Jangan berkecil hati. Anda bisa melakukan fitness di rumah sebagai alternatif untuk mencapai bentuk tubuh yang ideal dan atletis.

Berikut ini tahapan fitness di rumah yang bisa Anda lakukan untuk membentuk tubuh yang Anda dambakan:

1. Pemanasan (Warm Up)

5 Tips Latihan Fitness di Rumah: Pemanasan


Sebelum mulai latihan, selalu lakukan pemanasan terlebih dahulu. Mengapa? Saat pemanasan, temperatur otot akan meningkat, darah yang kayak akan nutrisi dan oksigen akan mengalir ke otot sehingga dapat berkontraksi lebih cepat dan meningkatkan kekuatan serta kecepatan otot. Lakukan pemanasan dengan latihan-latihan yang ringan, seperti jogging ringan, aerobik ringan, lari-lari kecil di tempat, dan lainnya, sampai tubuh kita berkeringat, dan terasa panas. Kurang lebih membutuhkan waktu sekitar 5-15 menit.

2. Peregangan (Stretching)

5 Tips Latihan Fitness di Rumah: Peregangan


Tahukah Anda bahwa pemanasan dan peregangan merupakan dua hal yang berbeda? Peregangan dilakukan sesuai Anda melakukan pemanasan. Tujuannya adalah untuk membuat otot-otot menjadi lebih lentur ketika otot-otot sudah dalam keadaan “panas”.

3. Aerobik


Aerobik merupakan latihan atau olahraga yang dilakukan secara terus-menerus dengan dibantu oleh aliran musik. Latihan ini terbagi menjadi 3 bentuk, yaitu:

  • Low Impact
    Merupakan gerakan yang dilakukan dengan itensitas rendah, low impact dilakukan dengan bantuan musik yang lembut sambil melakukan hentakan kaki yang ringan namun tanpa mengangkat kaki. Biasanya, low impact dilakukan oleh orang-orang yang mengalami obesitas tinggi, pemula, dan juga usia lanjut.
  • High Impact
    Kebalikan dari low impact, gerakan pada high impact dilakukan dengan itensitas tinggi. Cara melakukannya yaitu dengan alunan musik bertempo cepat dan dibarengi gerakan-gerakan yang dinamis serta hentakan-hentakan yang keras. Biasanya, latihan high impact dilakukan jika sudah mulai terbiasa dengan latihan itensitas tinggi.
  • Mix Impact
    Sesuai dengan namanya, mix impact merupakan gabungan dari latihan low dan high impact. Latihan mix impact lebih banyak dilakukan karena gerakannya lebih bervariasi sehingga tidak membuat lelah dan bosan.

4. Angkat Beban


Setelah melakukan latihan di atas, Anda bisa melakukan latihan angkat beban. Anda bisa menggunakan alat atau cukup gunakan beban tubuh Anda sendiri.

5. Pendinginan (Cooling Down)

5 Tips Latihan Fitness di Rumah: Pendinginan


Setelah melakukan semua latihan, jangan lupa untuk melakukan pendinginan, ya! Setelah mengeluarkan banyak tenaga dan keringat, tubuh perlu untuk beristirahat dan kembali ke keadaan rileks. Lakukan pendingan bersamaan dengan peregangan. Anda bisa berjalan santai selama 5-10 menit, berdiam diri dan meluruskan kaki.

Nah, itu semua adalah tips fitness di rumah yang dapat Anda lakukan di sela-sela kesibukan Anda. Selain hemat biaya, Anda pun tidak perlu menyempatkan untuk pergi ke tempat fitness lagi. Selamat mencoba!


By Natasha Sinsoe, as published on Journal 20FIT

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s